Apakah marketing itu ?

Marketing adalah suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen. 

Marketing yaitu perpaduan antara aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan untuk mengetahui kebutuhan konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk, harga, pelayanan dan melakukan promosi supaya kebutuhan konsumen dapat terpenuhi serta perusahaan mendapatkan keuntungan. 

Pengertian marketing menurut ahli 

Charles F. Philips Ph.D and Delbert J. Duncan Ph.D. dalam bukunya “Marketing Principles and Methods” artinya marketing yang oleh para pedagang diartikan sama dengan distribusi dimaksudkan segala kegiatan untuk menyampaikan barang-barang ke tangan konsumen (rumah tangga) dan ke konsumen industri.

Maynard and Beckman dalam bukunya Principles of Marketing artinya marketing berarti segala usaha yang meliputi penyaluran barang dan jasa dan sektor produksi ke sektor konsumsi.

Apa itu digital marketing?

Istilah digital marketing telah dikenali secara luas oleh publik dan sudah sangat familiar di telinga masyarakat, sehingga digital marketing saat ini adalah satu model pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman yaitu perkembangan teknologi dan informasi. Adanya digital marketing karena dunia digital berkembang melalui internet. Di era digital ini, pemasaran melalui media digital memang sangat penting, karena pasar sudah berangsur beralih ke media digital. Seseorang akan mencari suatu produk hanya mengetik dan mengklik kata yang ditulis melalui mesin pencarian contoh nya Google, atau ketika seseorang ingin mencari suatu tempat misalnya wisata desa, maka orang itu pun akan mencari di Google atau media sosial seperti facebook dan instagram.

Apakah BUMDes membutuhkan marketing  ?

Namun tidak dapat di dipungkiri. Dalam dunia bisnis disetiap perusahaan membutuhkan tim marketing, karena untuk meningkatkan penghasilan dan penjualan. Hal ini juga berlaku pada perusahaan yang dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mengapa Demikian ? Karena pada dasarnya BUMDes memiliki cara kerja yang sama dengan perusahaan pada umumnya, sehingga marketing menjadi penting ketika BUMDes memiliki tim pemasaran atau tim marketing yang unggul dan produk atau jasa yang dihasilkan oleh unit usaha BUMDes dapat dikenal dan laku di pasaran.

Fungsi penting dari marketing BUMDes.

1. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Pertukaran

Ketika sebuah badan usaha milik desa (BUMDes) menjalankan usaha, maka badan usaha milik desa ini memiliki tujuan melakukan penjualan baik berupa produk atau jasa, maka tim marketing menjadi penting agar produk atau jasa tersebut dapat dijangkau atau diakses oleh masyarakat luas atau target pasar yang ada.

Sehingga dengan adanya kegiatan marketing, barang atau jasa yang diproduksi oleh unit usaha BUMDes akan dapat dikenal dan diminati masayrakat luas selaku target pasar. 

Marketing BUMDes menjalankan fungsi pertukaran yaitu ketika terjadi pembelian produk atau jasa yang dilakukan konsumen dengan menukar uangnya dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh unit usaha BUMDes.

2. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Distribusi Fisik

Sebuah produk atau jasa yang tawarkan oleh unit usaha BUMDes membutuhkan adanya distribusi. Sehingga masyarakat dapat memiliki atau mendapatkan barang dan jasa tersebut dengan mudah karenanya adanya kegiatan distribusi fisik.

Sebagai contoh, sebuah unit usaha BUMDes memproduksi kerajinan tangan, supaya produk kerajinan tangan BUMDes tersebut dapat sampai ke konsumen maka diperlukan kegiatan distribusi, yaitu melalui berbagai proses, mulai dari pengambilan, klasifikasi, penyimpanan, packing, hingga pengiriman ke lokasi terdekat dengan konsumen.

Pekerjaan dari distribusi dijalankan oleh tim marketing BUMDes, selain untuk memastikan barang sampai ke konsumen dan juga untuk menjalin relasi yang lebih luas.

3. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Perantara

Selain menjalankan fungsi pertukaran dan distribusi, marketing BUMDes juga menjalankan fungsi perantara. Yaitu tim marketing BUMDes bertindak sebagai perantara antara produsen yaitu unit usaha BUMDes dengan konsumen yaitu pasar, pihak yang memiliki kepentingan usaha dan investor.

Dalam menjalankan fungsi ini, tim marketing akan melakukan berbagai cara, misalnya melalui pencarian informasi, pembiayaan, klasifikasi produk, dan lain-lain. 

Maka, tugas dari tim marketing tidak hanya sekedar memasarkan sebuah produk atau jasa, namun juga menawarkan kerja sama yang lebih besar dengan pihak ketiga, atau ketika memerlukan tambahan permodalan, maka fungsi perantara informasi kebutuhan dana unit usaha dan calon investor dapat dijalankan oleh tim marketing BUMDes.