Pernah menjadi seorang marketing? Sulitkah? Atau kita sudah memposisikan pekerjaan marketing sebagai pekerjaan tidak bergengsi. Marketing bukanlah orang yang biasa saja, namun dibutuhkan banyak hal untuk memulai pekerjaan itu. Marketing hebat bukan hanya belajar secara teoritis saja, dibutuhkan praktek sesering mungkin. Jika kita ingin mengasah kemampuan kita dalam strategi marketing maka seringlah bertemu dengan client maka dengan sendirinya kemampuan itu akan terasah. Berikut adalah kisah menarik seorang teman yang sukses dalam dunia marketing. Semoga kisah ini menginpirasi kita semua untuk menjalankan pekerjaan kita dengan cara dan sikap yang lebih baik.

Hidup tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun dibalik kesulitan yang kita alami pasti ada saatnya kita menikmati kemudahan. Kesulitan itu diapit oleh dua kemudahan.

Yakin bahwa sesungguhnya musibah yang ditimpakan kepada diri, suatu saat akan sirna tenggelam dibawah cakrawala kehidupan yang tunduk di hadapan Kehendak dan Keagungan-Nya. (Syatori A.R).

Beliau adalah seorang yang tak mengenyam pendidikan tinggi. Namun prestasi nya bahkan tak kalah jika dibandingkan teman-teman seangkatanku yang bekerja pada perusahaan besar.

Hidup dari keluarga yang sederhana, mempunyai banyak adik adalah beban yang mengharuskan beliau untuk berjuang tanpa kenal lelah dan tak kenal menyerah.

Tujuannya sangat mulia, menjadi penopang bagi keluarga dan memeberi kemanfaatan bagi sesama. Beliau pernah berkata kepadaku “Yup Nas, 2 tahun aku nganggur cari pekerjaan sampai bolak-balik jakarta ga ada hasilnya. Habis itu aku dapat kerja di tempat yang super-super rekoso (seperti kuli di penecoran).

Tetapi kujalani dengan senang dan ikhlas pekerjaan itu sehingga tidak terasa berat, walaupun sebenarnya berat banget (disitu selama dua tahun). Sehabis itu keluar keluar kerja dari situ dan bekerja sebagai seorang marketing. Selama satu tahun belum ada hasilnya.

Tahun kedua baru ada hasilnya sampai saat ini (itupun kuimbangi dengan Sedekah). Dari perjalanan itu semua kamu bisa ambil pelajaran. Semua itu perlu proses dan perjuangan juga kesabaran tentunya. Diimbangi dengan sedekah. Insya Alloh jika nanti sudah saatnya, maka Alloh akan kasih dengan proses-proses perjuangan kita. Maka akan dibukakan pintu-pintu Rezeki-Nya. Tetap Semangat”

Merinding baca smsnya.

Source gambar : businessnewsdaily.com