Yogyakarta 22 Januari 2016 – Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi UII bersama PLUT-KUMKM DIY dan Mata Usaha mengadakan Pelatihan Kewirausaan bagi Warga Desa Giripurwo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hadir sebagai pembicara selaku Konsultan PLUT KUMKM DIY yaitu Annas Setiawan Prabowo. Pelatihan Kewirausahaan tersebut membahas tentang Perencanaan Usaha dan Manajemen Keuangan. Perencanaan usaha yang baik adalah perencanaan usaha yang dijalankan, sedangkan Manajemen Keuangan yang baik adalah mencatat semua transaksi usaha baik yang masuk maupun keluar. Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan tentang kewirausahan. Perjalannan yang kami tempuh cukup jauh yaitu hampir selama 1,5 jam. Walaupun terletak di Gunung Kidul, Dukuh Giripurwo aksesnya lebih dekat ke Bantul. Untuk mencapai tempat tersebut akan melewati pantai Parangtritis kemudian naik keatas melewati jalan berkelok-kelok nan naik turun. Motor kamipun sempat macet dijalan karena memang jalannya menanjak.

Kami pernah mendengar bahwa

Gagal dalam merencanakan adalah merencanakan kegagalan

Perencanaan bisnis memang dibutuhkan oleh Usaha khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Usaha harus direncanakan dengan baik sehingga hasil yang diperoleh juga akan baik pula. Di desa yang jauh dari kota Yogyakarta ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, yaitu peternakan dan pertanian. Jika dikelola dengan baik, kami sangat yakin bahwa potensi tersebut dapat menjadi produk unggulan daerah. Dalam mengelola hasil pertanian maupun mengelola tanah pertanian diperlukan sinergi antara petani, pemerintah dan akademisi. Pemerintah harus berupaya membantu para petani agar mampu bersaing dengan petani di luar Indonesia khususnya ASEAN. Akademinsi harus melakukan riset mulai dari A – Z, dan yang paling penting adalah memberikan hasil riset temuannya untuk membantu para petani yang membutuhkan. Sebab, percuma jika riset hanya menjadi ajang unjuk kemampuan akademik namun tidak berdampak baik bagi masyarakat. Hasil riset hanya akan menjadi sampah jika hanya disimpan di perpustakaan. Dalam merencanakan bisnis banyak tool yang bisa kita pakai diantaranya adalah Bisnis Model Kanvas maupun tools yang lain. Sekali lagi, jika tanpa rencana bisnis maka usaha hanya akan berjalan seadanya, mengalir dan susah untuk berkembang.

Manajemen Keuangan merupakan materi kedua yang kami sampaikan, peserta cukup antusias dalam mengikuti materi Manajemen Keuangan. Kami langsung memberi contoh kasus transaksi keuangan. Kami minta relawan dari peserta yaitu ibu Jumiyati untuk maju kedepan dan bertindak sebagai penjual. Disisi lain kami minta beberapa peserta untuk menjadi pembeli. Nah, suasana semakin rame ketika ada transaksi-transaksi. Setiap transaksi ada aturannya dan apa aturannya? dengan sangat menyesal maaf tidak bisa kami beritahukan disini. Permainan atau simulasi tersebut sangat memudahkan pengusaha dalam mengatur atau mengelola keuangan usaha. Permasalahan yang sering dihadapi adalah bercampurnya antara kuangan usaha dan keuangan keluarga. Solusi dari permasalah tersbut adalah dengan manajemen keuangan yang tepat dan simple. Bisnis sukses dimulai dari perencanaan keuangan yang matang.

Diakhir sesi kami mendapatkan penghargaan berupa plakat dari Tim LEM FEUII. Saat pulang dari Giripurwo melalui jalan parangtritis kita akan menyaksikan pantai dari jarak ketinggian yang pemandangannya MasyaAlloh sangat indah. Sungguh keagungan Sang Pencipta. Walaupun saat pulang disambut hujan lebat tidaklah mengapa. Semoga perjalanan hari ini bermanfaat. Semangat untuk berbagi dan merubah untuk Indonesia yang lebih baik.

Pelatihan Kewirausahaan Desa

Penyerahan Penghargaan Oleh Mahasiswa UII

Rencana Usaha

Sesi Materi Rencana Usaha

Simulasi Manajemen Keuangan

Simulasi Manajemen Keuangan