Desain Program CSR PKBL BUMN Tentang Pemberdayaan UMKM saat ini memang harus dirancang dengan baik dan memiliki output yang jelas. BUMN saat ini dituntut oleh pemerintah berkontribusi dalam pengembangan UMKM. Namun untuk mengembangkan usaha dari UMKM tidaklah semudah yang dibayangkan oleh perusahaan BUMN. Pengembangan UMKM merupakan salah satu sasaran program CSR PKBL bagi UMKM. UMKM di Indonesia merupakan salah satu fondasi perekonomian yang menymbang pendapatan bersih paling besar. Disaat krisis ekonomi pun  UMKM terbukti tidak mengalami kemunduran yang berarti, bahkan ada beberapa UMKM yang justru malah naik. Pemerintah juga sangat mendukung pengembangan UMKM karena menghasilkan pendapatan yang cukup banyak bagi negara.

UMKM memiliki berbagai macam permasalahan mulai dari aspekj pemasaran, modal, kapasitas sdm, laporan keuangan. Berbagai macam permasalahan UMKM tersebut yang harus dijadikan pedoman dalam menyusun program CSR PKBL bagi BUMN dalam rangka pengembangan UMKM. Dalam Menyusun program CSR PKBL BUMN untuk UMKM perlu diperhatikan goalnya terlebih dahulu, atau output apa yang ingin didapatkan dari program ini. Dalam program sering kita dengar istilah input proses dan output.

  1. Input terdiri dari UMKM yang telah diidentifikasi permasalah dan kondisinya, dalam hal ini diperlukan proses pemetaan UMKM agar bisa membuat formula yang pas dalam merancang program CSR PKBL BUMN. Bahasa kerennya adalah need Assesment, baik menggunakan metode wawancara mupun kuesioner.
  2. Proses merupakan satu rangkaian dalam rangka mengolah input agar sesuai dengan goal atau tujuan yang ditetapkan. Proses ini merupakan salah satu sentuhan yang begitu penting sehingga mendapatkan output sesuai dengan harapan.
  3. Output merupakan keluaran yang diharapkan dari input dan proses. Semakin tepat input dan proses yang dilakukan maka hasil yang diharapkan.

Kunci dari keberhasilan Desain Program CSR PKBL BUMN Tentang Pemberdayaan UMKM adalah di tahap Need Assesment, atau menganalisis permasalahan UMKM. Semakin lengkap data dan analisis yang didapatkan maka akan semakin tepat proses yang akan kita lakukan, sehingga output sesuai harapan.

Beberapa program yang bisa dilakukan oleh BUMN dalam menjalankan program CSR PKBL dengan sasaran UMKM adalah sebagai berikut :

1. Pendataan UMKM

Saat ini banyak program pengembangan UMKM namun tidak berlangsung secara berkelanjutan, sehingga untuk mengukur dampak atau output dari pelaku UMKM sangatlah sulit. Dengan adanya data yang lengkap serta update maka diharapkan dalam mendapingi UMKM diharapkan bisa lebih optimal.

2. Pelatihan / Training

Pelatihan / Training  merupakan salah satu dalam rangka peningkatan kapasitas UMKM. Ada beberapa materi  yang dibahas. Tentunya disesuaikan dengan Need Asessment yang sudah dilakukan. Beberapa fokus materi yang diasampiakan adalah tentang : Menyusun Rencana Bisnis, Bisnis Model Canvas, Pemasaran Produk UMKM, Pemasaran Online / Digital Marketing, Manajemen SDM, Packaging , Manajemen Keuangan Sederhana, Meningkatkan Produktivitas Kerja bagi Pelaku Usaha- (Menggunakan metode SCORE dari ILO), Service Excellence / Pelayanan Prima, Manajemen Pengembangan Usaha, Kiat Praktis Branding, Mindset Wirausaha. Jika memerlukan Narasumber maka Smedev Training Globalindo siap menyediakan trainer berkualitas.

3. Pendampingan

Pendampingan dilakukan setelah pelatihan atau trainer, bisa berupa kunjungan lapangan dalam rangka menindaklanjuti pelatihan yang telah dilakukan. Tentunya butuh keahlian khusus dalam mendampingi para pelaku UMKM untuk membantu menyelesaikan permasalahan atau memberikan arahan agar UMKM naik kelas.

4. Akses Kemitraan

Akses kemitraan ini merupakan fasilitasi para pelaku UMKM untuk mengakses pasar melalui pameran maupun online, modal,

Smedev Training Globalindo

Kontak Telfon / WA 087734577740