Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis

Pengertian dalam bahasa, FMEA terbentuk atas kata Failure (Kegagalan) Mode (Bentuk) Effect (Akibat) and Analysis (Analisa).Sedangkan pengertian dalam epistimologi, definisi FMEA mengacu sesuai dengan QS : 9000 adalah merupakan sebuah cara yang sistematis dalam rangka :
1. Mengetahui serta mengevaluasi faktor dari potensi kegagalan dalam sebuah proses (produk) serta effek dari kegagalan yang dihasilkan.
2. Menganalisa dan mengidentifikasi apa saja yang bisa dilakukan agar bisa menghilangkan (mengeliminasi) atau dapat mengurangi potensi dari peluang kegagalan yang akan terjadi.
3. Bisa mendokumentasikan dari proses dengan komperhensif.

Dalam produk industri (contohnya : Flash Disc atau Thumb Drive, Hand Phone, Lemari ES, dll) tentu tidak mungkin bisa langsung dihasilkan secara massal / banyak (Mass Production) tanpa harus melewati sebuah proses desain atau perancangan terlebih dahulu. Tahapan-tahapan dari FMEA adalah:
1. Perancangan / Design
FMEA dalam tahapan tersebut akan diutamakan pada bagaimana rancangan produk serta pengembangan produk sebelum melakukan proses produksi secara massal maka hal tersebut lebih diketahui dengan istilah Design FMEA (DFMEA).
2. Proses / Process
FMEA dalam tahapan proses akan bertujuan dalam rancangan proses serta pengembangan proses dimana telah berlangsung proses produksi secara massal dimana didalamnya ditemukan beberapa peluang potensi kegagalan / failure. FMEA dalam tahapan tersebut sering diistilahkan dengan nama Process FMEA (PFMEA).

Bagaiaman cara menghitung Risk Priority Number (RPN)? Sangat wajib untuk diketahui tentang dari dasar FMEA adalah tools untuk menganalisa potensi-potensi peluang kegagalan yang berbentuk dalam score atau nilai dalam bentuk angka, kemudian score itu ditentukan mengacu pada kesepakatan semua anggota dari tim FMEA. Prinsip dalam penilaian pada dasarnya adalah sama, belum ada prosedur baku dimana diatur tentnag standar penilaian, standar penilaian diserahkan ke masing-masing perusahaan karena memiliki kewenangan dalam membuat penialaian (score). Intisari tujuan proses penilaian (scoring) ialah untuk membuat angka Risk Priority Number (RPN) sebagaimana RPN adalah hasil kali dari likelihood detection, possible failure dan Severity of effect.

Keuntungan Proses FMEA Failure Mode Effect and Analysis

1. Meningkatkan kualitas ketahanan produk yang berhubungan proses dalam menghasilkan sebuah produk.
2. Menganalisa tahapan-tahapan proses produksi station-station ditempat resiko kegagalan dapat terjadi.
3. Menganalisa variable dari proses yang wajib dikontrol dan dievaluasi.
4. Berlaku sebagai sarana / platform dalam mendiskusikan akibat sebab sebuah bentuk kegagalan yang akan atau talah ditimbulkannya.
5. Menyuguhkan sebuah frame kerangka dalam kemajuan secara terus-menerus dalam proses produksi.

Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis ini wajib diikuti oleh perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas.

training failure mode effect and analysis FMEA QS 9000 dokumentasi perancangan design risk priority number

Metode Pelaksanaan Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis

Pelatihan Lean Six Sigma Management membutuhkan tingkat interaksi yang tinggi dengan tujuan setiap materi langsung dapat menjadi bahan diskusi.

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi case
  • Brain storming
  • Ice breaking
  • Simulasi
  • Dll

Peserta Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis

Pelatihan ini sangat cocok untuk diikuti oleh Manajer, Suvervisor produksi atau proses, karyawan.

Biaya Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis

Yogyakarta IDR 5.500.000,00non residential | minimal kuota 2 peserta | diskon khusus untuk pengiriman minimal 2 peserta atau lebih dari perusahaan yang sama.

Fasilitas:

  • Materi Soft dan Hard Copy,
  • Sertifikat Pelatihan
  • Instruktur yang berpengalaman di bidangnya
  • Ruang kelas di hotel berbintang
  • Flash Disk,
  • Exclusive Traning Kit,
  • Dokumentasi,
  • 2 x Coffee Break dan 1 x lunch
  • Layanan booking hotel
  • Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)*

KETENTUAN PELAKSANAAN

  • Private Training (1-5 Peserta)
  • Regular Training (5-20 Peserta)
  • In House Training (Mulai dari 15 Peserta)

Informasi dan Pendaftaran Training FMEA Failure Mode Effect and Analysis

Smedev Training Center
Jl. Brotojoyo no 3 Perum Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta
Telp/WA :  (0877 345 777 40)
Email : admin@smedev.co.id
Website : smedev.co.id