Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) berperan penting dalam meningkatkan perekenomian rakyat pedesaan.  BUMDes memiliki peranan dalam mengelola hasil bumi dan usaha yang dikembangkan dalam sebuah desa. Baik usaha yang sedang dikembangkan secara individu atau kelompok yang di bentuk oleh masyarakat pedesaan. Oleh karena itu BUMDes memiliki peran dalam mendampingi dan mengawasi masyarakat sebuah desa dalam membangun usahanya.  

Peran BUMDes dalam mendampingi dan mengawasi usaha masyarakat desa menjadi tempat atau wadah dalam mengembangkan usaha yang sedang dikembangkan dalam usaha tersebut. Ketika dalam sebuah desa mempunyai potensi berupa hasil bumi, maka peran BUMDes dapat menjadi mitra untuk membantu dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat desa yang menjadi pelaku usaha.

Peran tersebut antara lain yaitu mencarikan pasar para pelaku usaha, sehingga para pelaku usaha dapat terus menjalankan usahannya dan menjadikan usaha tersebut mampu untuk meningkatkan kehidupan masyarakat desa. Selain mencarikan pasar para pelaku usaha, BUMDes juga harus mampu menjalin kerjasama oleh pihak lain demi keberlangsungan usaha masyarakat desa. Sehingga usaha yang di bentuk oleh masyarakat desa mampu bersaing di dunia usaha.

Dengan adanya situasi tersebut BUMDes harus memiliki kualitas yang mampu dalam menyelesaikan masalah secara cepat dan mumpuni. Karena jika sebuah BUMDes tidak memiliki kecepatan dalam menangani masalah, maka usaha yang dibentuk dalam sebuah desa tidak akan tercapai. Oleh karena itu pelatihan pengurus BUMDes sangat diperlukan untuk bekal para pengurus BUMDes dalam memberikan pengetahuan dalam mengembangkan usaha kepada masyarakat desa baik pengetahuan tentang  informasi dan teknologi maupun pengetahuan dalam menambah nilai jual hasil bumi yang di hasilkan pada sebuah desa tersebut.

Pelatihan pengurus BUMDes tersebut bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan BUMDes. Pelatihan tersebut meliputi pelatihan dalam membentuk karakter pengurus BUMDes sehingga memiliki karakter yang kuat, transparan, dan jujur. Selain itu pelatihan BUMDes juga memberikan pengetahuan dalam teknik manajemen dan akuntasi.

Ketika pengurus BUMDes memiliki kemampuan dan karakter yang  baik, maka BUMDes dapat dijalankan dengan baik. Sehingga dana desa yang diperoleh dari pemerintah untuk masyarakat dapat tersalurkan kepada masyarakat dan dapat digunakan secara tepat guna. Sehingga kegiatan BUMDes dapat terkelola dengan baik dan dapat dipertanggung jawabkan dalam penggunaan dana tersebut.

Pengurus BUMDes juga dapat memecahkan masalah-masalah yang muncul dalam pembangunan BUMDes. Masalah yang timbul dapat terselesaikan dengan cara musyawarah yang dihadiri oleh para masyarakat desa yang ikut serta dalam mengembangan usaha sebuah desa. Pengurus BUMDes harus mampu memimpin jalannya musyawarah dan mengarahkan warga masyarakat demi mendapatkan solusi dari masalah-masalah yang timbul dalam menjalankan usaha desa.

BUMDes dituntut harus mampu membentuk desa yang maju, aktif dan desa yang mampu berdaulat. Sehingga desa tersebut menjadi lahan pengahasilan yang membawa pada kesejahteraan kehidupan masyarakat desa. Hal ini juga bertujuan untuk memicu peran aktif warga masyarat dalam memajukan desannya. Efek lainnya yaitu memdorong program pemerintah dalam mengurangi pengangguran.

BUMDes dituntut dapat aktif dalam mengarahkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat desa dalam mengembangkan usaha desa. Sehingga program dan arahan BUMDes dapat diterima dengan baik oleh warga masyarakat. Dengan begitu usaha dan program BUMDes dapat terselengara dengan baik dan dapat mencapai tujuan serta keberhasilan sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh warga masyarakat dan para pengurus BUMDES.