Badan usaha milik desa (atau diakronimkan menjadi Bumdes) merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum.

Tujuan dari BUMDes diantaranya:

a. Meningkatkan Perekonomian Desa,

b. Meningkatkan Pendapatan asli Desa,

c. Meningkatkan Pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan

d. Menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.

Oleh karena itu BUMDes memiliki manfaat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan aset  desa agar bermanfaat bagi masyarakat.

Namun dalam mendirikan BUMDes tak luput dari sebuah masalah, permasalah yang sering dihadapi adalah permasalahan sumber daya manusia, dukungan permodalan, fasilitas dan pemasaran. Terkait dengan SDM adalah kurangnya potensi keilmuan yang dimiliki oleh masyarakat desa  dalam mengelola potensi desa. Dukungan permodalan berkaitan dengan perlunya dukungan modal dalam menjalankan usaha dari para pelaku bisnis di masyarakat. Fasilitas yang diperlukan dalam mengembangkan potensi desa juga masih sangat kurang dan saat potensi sudah tergali.

Seiring berjalannya waktu kendala-kendala tersebut dapat diatasi. SDM yang keilmuannya kurang dapat dibimbing dengan melalui adanya pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh pemerintah atau perangkat desa. Masalah permodalan kini dapat diatasi oleh adanya Dana Desa, yang di berikan kepada masyarakat desa dalam mengelola lahan-lahan dan bisnis yang didirikan oleh warga desa sehingga masyarakat desa mendapatkan manfaat sosial.

Dalam membangun BUMDes memerlukan fasilitas untuk memasarkan hasil usaha desa, memberikan informasi tentang potensi desa dan juga tempat wisata yang ada di desa. Selain itu fasilitas yang diperlukan desa adalah sistem  yang terkomputerisasi guna mempermudah warga desa dalam mengelola data-data  potensi desa dan hal-hal yang perlu dikembangkan dalam pembangunan desa. Oleh karena itu BUMDes memerlukan sistem yang disebut Sistem Informasi Manajemen BUMDes.

Mengapa diperlukan Sistem Informasi Manajemen BUMDes ?

SIstem Informasi pada BUMDes diperlukan agar aset desa dapat diketahui dan dikembangkan, dapat mengetahui jumlah penduduk dalam desa, mengetahui tempat-tempat yang dijadikan lokasi wisata, serta penghasilan penduduk desa dalam mengelola hasil bumi desa. Dengan adanya system informasi BUMDes, data desa dapat diketahui oleh seluruh penduduk desa dan perangkat desa setempat.

Sistem Informasi BUMDes yang disajikan dalam bentuk website dapat mempermudah dalam mengatasi kendala yang ada di desa. Sistem Informasi yang terkomputerisasi dikelola untuk menyimpan data-data desa. Sehingga data desa mudah di cari, tidak hilang dan tidak rusak. Berbeda dengan data desa yang disimpan bentuk konvensional yaitu disimpan dalam arsip yang kemungkinan data bisa hilang atau rusak, juga memerlukan waktu yang lama dalam pencarian jika data tersebut akan digunakan.

Selain untuk menyimpan data-data desa, sistem informasi BUMDes juga memiliki fungsi dalam menyediakan informasi tentang potensi yang ada di desa. Sehingga hasil bumi pada sebuah desa dapat dipasarkan melalui sistem informasi desa yang di sajikan dalam bentuk website.  

Dengan adanya sistem informasi berbasis web tersebut mempermudah penyampaian informasi tentang BUMDes baik itu ke masyarakat, atau bahkan ke Pemerintah. Sehingga pengelolaan BUMDes menjadi lebih tertata dan terstruktur sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan terkelola dengan baik. Serta mengefisiensikan aksebilitas kinerja perangkat desa dengan dibuatkan sistem informasi  BUMDes. Selain itu perangkat desa dan jajarannya juga tidak perlu takut kehilangan data- data penting. Karena data-data penting  dapat tersimpan dengan baik dan aman di dalam sistem tersebut. Sehingga pelayanan terhadap warga desa tetap berjalan dengan baik.